Dalamstudi kelayakan, kegiatan studi aspek keuangan dilakukan setelah aspek lain selesai dilaksanakan. Kegiatan pada aspek keuangan ini antara lain adalah perhitungan perkiraan jumlah dana yang diperlukan untuk keperluan modal kerja awal dan untuk pengadaan harta tetap proyek. Dalam aspek finansial ini yang harus diperhatikan adalah:
Aspekkelayakan investasi merupakan perencanaan dengan mempertimbangkan beberapa faktor atau aspek yang menunjukkan keuntungan dari adanya investasi. Hal ini bertujuan untuk menentukan layak dan tidaknya suatu investasi. Hal yang mendasari dalam memilih investasi terbaik. Bahkan studi kelayakan investasi juga harus melalui beberapa aspek yang berkaitan dengan kelayakan investasi tersebut
Olehsebab itu, penting untuk merencanakan jumlah anggaran dana yang cukup untuk membiayai kebutuhan proyek. Selain itu anda juga harus memikirkan hal-hal yang kemungkinan yang bisa terjadi yang memengaruhi jumlah anggaran. Contohnya adalah ketika terjadi perubahan harga bahan-bahan bangunan karena adanya kenaikan nilai tukar rupiah.
Dalamtopik ini kami akan memberikan pengetahuan dasar dan aspek-aspek yang sangat penting yang harus dipelajari oleh calon bisnis entrepreneur untuk menghindari resiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan usaha. 6. Optimalisasi sumber daya manusia maka 50% usaha Anda sudah berhasil.
Analisisyang dilakukan pada aspek ini akan menjawab pertanyaan apakah produk yang dihasilkan oleh perusahaan memiliki peluang pasar. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni potensi pasar, jumlah konsumen, daya beli masyarakat, segmentasi, situasi persaingan di industri tersebut, dan lain-lain.
Vay Tiền Online Chuyển Khoản Ngay. Minggu, 2 Oktober 2016 0300 WIB 3 Aspek Penting Saat Mendesain - Kegiatan mendesain bukan sekadar proses menata. Hal ini sama sekali bukan hal yang mudah karena menyangkut beberapa aspek yang dapat memengaruhi hasilnya. Tata sirkulasi udara dan cahaya, sirkulasi manusia untuk kelancara aktivitasnya, tataletak furnitur, hingga kebutuhan dihadirkannya karakter untuk "menghidupkan" ruang dan memberi kenyamanan pada penghuninya, adalah hal-hal yang menentukan saat mendesain. Untuk keberhasilan sebuah desain setidaknya 3 aspek ini harus Arsitektural Interior Aspek yang terkait dengan perencanaan ruang dan proporsional, ini menyangkut efektivitas tataruang, tataletak perabot, dan pemanfaatan kondisi arsitektural interiornya. Hal-hal inilah yang wajib dipertimbangkan bagaimana proporsi setiap benda yang dimasukkan dalam tiap ruang, sehingga setiap benda yang ada di situ memang pada tempatnya, sesuai peran, dan ukuran yang pantas? Bagaimana tataletak elektrikal yang memang tepat sesuai dengan posisi dan fungsi ruang? Bagaimana bentuk plafon, posisi bukaan pintu & jendela yang efisien?2. Estetika - Fungsional Aspek penting saat mendesain selanjutnya adalah memperhatikan estetika dan juga fungsinya. Pemenuhan fungsi memang yang utama, namun estetika ruang akan menjadi kebutuhan tambahan, sehingga saat berada di suatu ruang, pengguna bisa merasa nyaman. Di sini dibutuhkan kemampuan memadukan warna, harmonisasi ukuran, dan peran setiap barang yang diletakkan. 3. Finishing Touch/ Karakterisasi Identitas Ini adalah "pembubuhan tanda tangan" pemilik, membuat tempat tinggal penghuni memang dibuat sesuai kebutuhan dan karakter keluarga mereka. Hal ini tentang perpaduan kebutuhan pasangan pemilik rumah, anak-anak, atau family member lainnya, sehingga tempat tinggal itu menjadi tempat yang tak membosankan dan membuat betah, dan memberikan kualitas kebutuhan papan yang bagaimana iDEA Lovers? Yuk, mulai mendesain dengan memperhatikan aspek pentingnya!Foto Joe Endhy PesuarissaProperti Johanna Ernawati, Bogor Menurut saya APP merupakan studi untuk mengidentifikasi, mengendalikan, dan mengaplikasikan berbagai aspek-aspek dalam merancang suatu pabrik, sehingga kelak suatu pabrik dapat berjalan dengan semestinya, dapat mengendalikan profitabilitas dan investasi, serta dapat memuaskan kebutuhan aspek-aspek tersebut secara umum meliputi 1. Aspek pasar/pemasaran2. Aspek teknis dan teknologi3. Aspek SDM4. Aspek manajemen5. Aspek lingkunganASPEK PEMASARAN-Secara umum, pasar Dari segi penjual merupakan sekumpulan pembeli yang potensial dan segi pembeli merupakan sekumpulan penjual yang menawarkan produk atau jasa untuk memenuhi kebutuhan pasar merupakan sekumpulan penjual dan pembeli yang potensial dan saling berinteraksi, serta adanya persaingan , demi tujuan pasar merupakan prioritas utama dalam merancang pabrik, kenapa ? Karena pasar merupakan tujuan utama suatu organisasi tersebut didirikan, yaitu memenuhi kebutuhan customer. Oleh karena itu, pasar sangat penting. Dalam menganalisis suatu pasar, kita perlu mengetahui beberapa metode, antara lain Segmentasi memilih pasar sasaran, mencari peluang, identifikasi pesaing, dll. Yang bertujuan memberikan pelayanan yang Targeting memilih, menyeleksi, dan menjangkau Positioning strategi komunikasi agar produk/merek/nama mengandung arti tertentu dan mencerminkan keungggulan terhadap produk/merek/nama/ SWOT analisis mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan TEKNIS DAN TEKNOLOGIPada aspek ini, faktor-faktor yang harus diperhatiakan, Yaitu meliputi Pemilihan dan Perencanaan Produk yang akan diproduksi menghasilkan prototype produk yang mampu melalui tahap industrialisasi & komersialisasi. Kebutuhan konsumen digambarkan dalam profil kebutuhan yang akan diterjemahkan dalam bentuk produk dengan spesifikasi Kapasitas produksi usaha perusahaan untuk mengatasi fluktuasi permintaan agar dapat berproduksi pada jumlah yang diinginkan pabrik menentukan lokasi yang tepat dengan menggunakan berbagai macam metode, seperti analisa pusat gravitasi, analisa transportasi, teknologi meliputi proses dan fasilitas produksi yang digunakan, agar lebih efektif dan SDMSecara umum, aspek sumber daya manusia meliputi tenaga kerja. Dalam hal ini, personil yang dibutuhkan untuk proyek, sesuai dengan pertimbangan pada berbagai tingkat manajemen, produksi, dan aktivitas-aktivitas lain yang seharusnya dinilai secara bersamaan dengan kebutuhan pelatihan pada berbagai level dan pada tingkatan yang berbeda dari suatu yang berpengaruh dalam perencanaan tenaga kerja, meliputi 1. Aspek kuantitas banyaknya jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan2. Aspek kualitas tingkat keterampilan yang dibutuhkan untuk setiap spesifikasi tenaga kerja3. Aspek fisik dan phisico4. skillASPEK MANAJEMENFaktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam aspek manajemen meliputi badan usaha persero, partnership firma, CV, PT, organisasi Yaitu spesifikasi pekerjaan yang harus dilakukan di dalam suatu organisasi dan cara-cara mengaitkan suatu pekerjaan dengan lainnya. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah , Bagan organisasi, rantai komando, kerja perencanaan manajemen rencana trategis, visi dan misi, tujuan, sasaran, rencana taktis, rencana operasional, perencana an kontingensi, manajemen implementasi, dan controling keterampilan teknis, keterampilan hubungan manusia, keterampilan konseptual, keterampilan mengambil keputusan, keterampilan mengelola KEUANGANFaktor-faktor yang mempengaruhi adalah Jumlah dana yang dibutuhkanStruktur pembiayaan sumberPemilihan investasi Beli / Sewa / KerjasamaIRR, NPV, Payback Period vs Interest RateFaktor-faktor yang berhubungan, meliputi Yuridis formalSistem birokrasiIklim politikSitusai perekonomianSistem nilaiLingkungan hidupPerkembangan teknologiSituasi persaingan bisnis Hkdjddbhjzjzknxkkxjdjxjdjdjdjdhgdhdjnxnxnxbxbx Bagaimana cara menentukan kualitas bahan pangan yang baik dan buruk berikan promosi untuk menaikan omzet penjualan pada usaha batik mengapa seorang wirausahawan harus bijaksana dalam menetapkan harga, apa tujuannya? apa perbedaan kompor minyak tanah dengan kompor gas elpiji dan tuliskan masing masing kelebihan dan kekurangan nya tolong dong kak, bagian ungkapan perasaan nya aja, sayurnya sayur untuk bakwan salah satu hal penting yang perlu di pertimbangkan dalam usaha budidaya ikan hias adalah unsur-unsur yang terkandung dalam perencana … an produksi dan jelaskan sebab unsur-unsur tersebut sangat penting untuk di pertimbangkan apa perbedaan kompor minyak tanah dengan kompor gas elpiji dan tuliskan masing masing kelebihan dan kekurangan nya makanan basah kucing ditaruh di botol aqua yang dipotong apa bisa dimakan kucing? Tuliskan profil usaha grafika di indonesia produk produk nya beserta harga, latar belakang dll 15 4. Pekerjaan berdiri sedapat mungkin dirubah menjadi pekerjaan duduk . Jika tidak mungkin kepada pekerja diberi tempat dan kesempatan untuk duduk. Perancangan Dalam suatu pekerjaan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pekerjaan tersebut. Faktor-faktor penting tersebut terdiri dari manusia, mesin, material, metode, dan manajemen. Diantara faktor-faktor tersebut manusia merupakan faktor paling penting karena manusia berperan sebagai perencana, perancang, dan pengendali serta pengevaluasi dari seluruh jalannya proses. Oleh karena itu faktor manusia harus diperhatikan dengan sebaik-baiknya agar suatu proses dapat berjalan dengan lancar. Perancangan Produk Dalam perancangan produk ada beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan, diantaranya 1. Pertimbangan fungsional Menganalisis dan memproyeksikan setiap pemecahan masalah produk industri ke arah tepat guna sehingga dapat bermanfaat bagi pemakainya. 2. Pertimbangan teknis Menganalisis dan memperhitungkan setiap kegiatan perencanaan kearah pertimbangan kekuatan, kepresisian, pemanfaatan teknologi yang tepat, Eva Suryani Rancang Ulang Operasi Pembuatan Sewing bag Di Pabrik kantong PT. Semen Padang, 2008. USU e-Repository © 2008 16 pemilihan material, spesifikasi teknis, standar komponen, dan lain-lain yang berhubungan dengan asumsi perencanaan. 3. Pertimbangan ergonomi Menganalisa dan mengadakan penyesuaian-penyesuaian ke arah standar antropometri untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja, kenyamanan, keamanan, dan kesehatan. Prinsip-prinsip Dasar Perancangan Tujuan dasar dari proses perancangan adalah untuk menciptakan sesuatu, bisa berupa produk ataupun peralatan kerja, fungsinya dikehendaki untuk meningkatkan kesejahteraan manusia maupun untuk menambah kemampuan kerja manusia. Melalui proses perancangan produk semua faktor yang berkaitan dengan karakteristik manusia berupa kelebihan, kekurangan ataupun keterbatasannya akan diperhatikan secara seksama. Ada 2 prinsip perancangan, yaitu 1. Seorang perancang produk harus menyadari benar bahwa faktor manusia akan menjadi kunci sukses operasional sebuah produk dalam sebuah rancangan sistem kerja manusia dan mesin. 2. Seorang perancang produk juga harus menyadari bahwa setiap produk akan memerlukan informasi-informasi detail dari semua faktor yang terkait dalam setiap proses perancangan. Kelebihan dan keterbatasan manusia sangat perlu diperhatikan. Eva Suryani Rancang Ulang Operasi Pembuatan Sewing bag Di Pabrik kantong PT. Semen Padang, 2008. USU e-Repository © 2008 17 Aspek-aspek dalam Perancangan Dalam perancangan produk ada beberapa aspek yang diperhatikan oleh seorang perancang yang berkaitan dengan faktor manusia, yaitu 1. Aspek Anatomi a. Antropometri b. Biomekanik aplikasi sumber daya dari model biologi manusia dengan menggunakan ilmu mekanika 2. Aspek Fisiologi a. Fisiologi kerja pendayagunaan energi, fungsi, dan koordinasi organ tubuh b. Fisiologi Lingkungan dampak lingkungan fisik terhadap fungsi kerja organ 3. Aspek Psikologi a. Psikologi keterampilan proses informasi dan pembuatan keputusan b. Psikologi kerja pelatihan upaya perbedaan individual Anthropometri
Perencanaan lokasi usaha Lokasi yang tepat akan mempunyai pengaruh positif bagi kelangsungan usaha. Oleh karena itu, dalam penentuan lokasi perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang berpengaruh. Selain itu, juga perlu melihat prospek lokasi tersebut pada masa yang akan datang. Lokasi yang dipilih sebaiknya dapat mendukung untuk mendatangkan keuntungan terbesar. Selain itu, lokasi yang akan digunakan sangat berpotensi tinggi untuk kegiatan usaha. Perencanaan lokasi hendaknya dilakukan sebaik-baiknya. Sebagai bahan pertimbangan, dalam penentuan lokasi perlu meninjau beberapa aspek seperti berikut. a. Aspek teknis-ekonomis Berdasarkan aspek teknis-ekonomis, ada beberapa hal yang perlu dilihat dari lokasi usaha yang direncanakan, yaitu biaya transportasi, sarana jalan, tenaga kerja, sewa tanah, serta sarana listrik dan irigasi. * Biaya transportasi Biaya ini menyangkut transportasi, baik itu dari lokasi usaha dengan tempat penyedia bahan produksi, ataupun lokasi usaha dengan tempat pemasaran. * Sarana jalan Sarana jalan tidak kalah penting. Bila aspek ini tidak diperhatikan, terkadang bisa menaikkan biaya pengangkut-an sehingga akan terjadi penambahan biaya operasional. Tidak jarang suatu lokasi harus dibuatkan sarana jalannya terlebih dahulu karena sangat sulit dijangkau. * Harga tanah Perlu dicari lokasi dengan harga atau sewa tanah yang ringan. Tujuannya untuk mengantisipasi adanya kemungkinan pengembangan usaha di masa yang akan datang. * Sarana listrik dan irigasi Listrik sangat diperlukan dalam menjalankan usaha perikanan. Selain untuk sarana penerangan, listrik diperlukan untuk menjalankan sarana elektronik lain, seperti pompa dan blower. Sementara sarana irugasi mutlak diperlukan, mengingat ikan merupakan organisme yang memerlukan sirkulasi atau pergantian air. Selain itu, dalam menjalankan usaha perikanan non-budi daya, air sangat diperlukan untuk menjaga kebersihan dan untuk aktivitas pencucian sarana lain. b. Aspek iklim Aspek iklim mempengaruhi keberhasilan budi daya perikanan. Umumnya bisnis perikanan tergantung pada faktor alam. Misalnya, curah hujan mempengaruhi sumber air bila curah hujannya sedikit, tentunya daerah tersebut kurang ideal untuk suatu usaha perikanan. Demikian juga sinar matahari berpengaruh terhadap kemampuan hidup dan berkembang biak ikan karena matahari mempengaruhi suhu rata-rata harian. Oleh karena itu, hendaknya jenis ikan yang akan dibudidayakan disesuaikan dengan iklim pada suatu daerah. c. Aspek agronomis Cakupan aspek agronomis antara lain topografi, lokasi, jenis tanah, dan kondisi tanah, serta jenis perairan yang ada di lokasi tersebut. Untuk lokasi budi daya air payau dan laut, kadar salinitas juga ikut mempengaruhi jenis ikan. Misalnya pada tambak. Tambak yang letaknya jauh dari pantai dan dekat sungai mempunyai salinitas rendah. Sementara tambak yang dekat dengan pantai dan sungai mempunyai salinitas sedang. Kedua jenis tambak tersebut cocok untuk tempat memelihara ikan bandeng atau udang karena pengeringannya mudah dilakukan sehingga mudah dipupuk. Bila menggunakan tambak yang dekat sekali dengan pantai, kadar salinitasnya tinggi dan pengeringan airnya sulit sehingga tidak cocok untuk usaha bandeng dan udang. Meskipun terlihat sepele, topografi tetap harus diperhatikan. Bila tidak sesuai, perkembangan ikan akan terganggu. Misalnya, ikan akan kekurangan nafsu makan bila hidup di dataran tinggi suhu terlalu dingin. Dalam memilih lokasi, penting sekall memperhatikan faktor pencemaran. Perlu diperhatikan ada tidaknya industri atau kegiatan-kegiatan yang dapat merusak sumber air di sekitar lokasi. Bila kondisi airnya tercemar akan mengganggu pertumbuhan ikan walaupun telah menggunakan benih unggul. Selain itu, kandungan limbah yang terdapat pada ikan juga akan membahayakan orang yang mengonsumsinya. Selain mempertirnbangkan ketiga aspek di atas, perlu juga melihat aspek lingkungan, social budaya masyarakat di sekitar lokasi, dan kebijaksanaan pengembangan usaha dari pemerintah. Masyarakat di sekitar lokasi usaha perikanan sebaiknya mendukung usaha yang dijalankan dan borientasi terhadap bisnis. Adanya kemungkinan kompetisi dengan pengusaha setempat juga perlu dipertimbangkan. Pustaka Agribisnis Perikanan Revisi Oleh Tim Penulis PS
Sebelum kita memulai/ merealisasikan suatu bisnis, kita harus menyusun studi kelayakan bisnis terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan bahwa studi kelayakan bisnis ini nantinya bisa digunakan sebagai acuan/ pedoman dalam menjalankan suatu bisnis, apakah layak atau tidak untuk dijalankan. Dalam studi kelayakan bisnis, kita bisa menganalisis bisnis yang kita rencanakan dari berbagai aspek. Nah, dengan adanya analisis aspek tersebut, kita bisa mengetahui apakah bisnis yang kita rencanakan layak atau tidak untuk direalisasikan. Agar kamu tidak bingung terkait dengan aspek-aspek yang ada dalam penyusunan studi kelayakan bisnis, berikut merupakan penjelasannya 1. Aspek Manajemen Dalam aspek manajemen ini berisi tentang penjelasan kegiatan manajemen dari perusahaan tersebut. Hal ini bisa dilihat terkait dengan kesiapan SDM-nya dan nantinya akan di analisis oleh lembaga keuangan bank melalui struktur organisasi dan job description dari perusahaan tersebut. 2. Aspek Pasar dan Pemasaran, Karena di dalam aspek pasar dan pemasaran ini kita bisa tahu bagaimana strategi pemasaran yang digunakan oleh pengusaha dalam menghadapi persaingan bisnis yang ada, bagaimana segmentasi pasar dan pasar sasaran yang digunakan pebisnis dalam meningkatkan pangsa pasar. Dan apakah bisnis yang dijalankan ini akan menghasilkan keuntungan/ laba yang besar atau tidak. 3. Aspek Teknis dan Operasi Aspek ini juga harus dipertimbangkan/ dinilai sebelum memberikan pinjaman kepada pengusaha, yaitu dengan memperhatikan lokasi perusahaan, layout tata letak perusahaan, gambaran produk, proses produksi maupun yang lainnya. 4. Aspek Keuangan Dalam aspek keuangan ini menjelaskan bahwa bagaimana laporan posisi keuangan/ neraca dari perusahaan yang dirintis oleh pengusaha tersebut, pihak bank akan mempertimbangkan dengan melihat laporan arus kasnya cash flow, sumber dananya dari mana, perkiraan kebutuhan dananya berapa, serta proyeksi laba rugi perusahaan tersebut. 5. Aspek Sumber Daya Manusia SDM Kesuksesan suatu perencanaan dan pelaksanaan pembangunan sebuah proyek bisnis sangat bergantung pada SDM yang solid antara manajer dengan karyawan. Terkini
Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis – Menjalankan bisnis kini menjadi tren tersendiri terutama bagi anak muda. Banyak yang mulai berpikir untuk menjalankan usaha sendiri. Hal ini tentu dianggap sebagai upaya membantu pemerintah dalam mengentaskan pengangguran yang semakin banyak. Namun untuk berbisnis, tidak mudah dalam menemukan ide dalam memulai. Ide bisnis memang sebaiknya memiliki keunikan tertentu agar lebih mudah dalam menarik pelanggan. Ide yang sudah ditemukan tidak boleh hanya menjadi ide belaka. Anda harus bisa mewujudkannya menjadi tindakan yang real. Dengan begitu anda bisa mendapatkan hasil dari ide yang didapat. Untuk menjalankan ide tentu dibutuhkan beberapa rencana agar berjalan lancar. Dan itu akan mendukung terwujudnya kesuksesan anda sebagai pengusaha. Oleh karena itu, dibutuhkan rencana matang dan penuh pertimbangan. Jangan lupa untuk membuat rencana yang sekiranya mampu mengatasi halangan dan rintangan yang ada. Baik usaha yang berskala besar maupun kecil, tetap membutuhkan suatu rencana untuk merealisasikannya. Sebab dengan begitu nda akan lebih mudah terarah dalam mengambil langkah maupun keputusan. Mengingat pentingnya sebuah rencana bisnis, berikut 3 aspek penting saat anda menyusun perencanaan bisnis 1. Aspek Ekonomi Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis Aspek ini membahas tentang peluang pasar, marketing, produksi, dan perkiraan keuntungan. Berbagai point tersebut sangatlah penting untuk dibahas supaya anda bisa memiliki keberjalanan bisnis selanjutnya. Anda bisa mengetahui besar perkiraan dari keuntungan yang bisa didapat serta bagaimana pasar menerima produk. Anda pun bisa menentukan sistem produksi agar keuntungan bisa lebih maksimal. Sebab ide menarik pun tidak ada arti jika tidak menghasilkan keuntungan. 2. Aspek Teknis Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis Aspek selanjutnya adalah aspek teknis yang tidak kalah penting dalam rencana anda. Dari teknis pertama yang dilakukan anda dapat menganalisa apakah modal yang ada cukup untuk menjalankan sistem produksi. Tak hanya itu, anda pun bisa melakukan evaluasi terhadap kemampuan sumber daya karyawan, pembelian bahan baku, serta sistem pelayanan. Dengan begitu anda akan semakin menutup kegagalan dalam rencana bisnis yang dijalankan. 3. Jangka Mendatang Aspek Penting Dalam Menyusun Perencanaan Bisnis Hal ini sangat memberikan efek pada jangka waktu mendatang terhadap keberjalanan bisnis anda. Sesuaikanlah rencana bisnis untuk jangka yang panjang. Jangan sampai hanya menjadi rencana bisnis musiman. Sebab hal tersebut bisa mengganggu teknis. Konsumen tentu sangat berharap bisnis anda bisa ikut berkembang seiring zaman. Oleh karena itu, sebagai pengusaha anda harus terbuka terutama akan ilmu dan wawasan. Namun ingat bahwa rencana bisnis tidak ada artinya jika tidak dijalankan. Jadi segeralah buat rencana bisnis anda sekarang juga. Semakin awal memulai maka anda akan semakin banyak belajar selama proses berlangsung. Luangkan pula waktu untuk membaca buku serta mengikuti perkembangan informasi. Dengan begitu wawasan untuk pengembangan bisnis akan semakin luas. Aspek-aspek perencanaan bisnis akan ikut berkembang pula dalam perjalanannya seiring dengan pertumbuhan bisnis itu sendiri. Kami dari Easy Property menyediakan sistem untuk membantu developer & agen-agennya dengan banyak fitur sistem seperti akses ke Availability Unit, penagihan dengan email blast dan sms blast kepada konsumen secara otomatis, data penjualan masing-masing marketing, dan perhitungan komisi marketing yang belum terbayarkan. Kami juga menyediakan Marketing tools berupa Mobile Apps yang juga bisa diakses melalui website sehingga membantu marketing untuk mendapatkan informasi lebih cepat, akurat dan membantu penjualan properti anda. Sumber
Aspek-aspek Perencanaan UsahaPerencanaan merupakan awal dari segala hal yang berjalan. Tanpa adanya perencanaan, jarang sekali sebuah rencana bisa berjalan dengan baik tanpa memperhatikan aspek aspek perencanaan usaha dengan saat seseorang memutuskan untuk memulai usahanya, maka pada saat itu pula ia harus dapat merencanakan kegiatan usahanya dengan baik. Kesalahan dalam perencanaan merupakan suatu langkah awal menuju perencanaan yang matang ini merupakan salah satu pengelolaan usaha yang kemudian di lanjutkan dengan pengorganisasian pengarahan dan pengendalian usaha. Untuk lebih jelas mengenai aspek aspek perencanaan usaha, simaklah uraian yang akan disajikan berikut Melakukan analisa terhadap usaha yang ingin dilakukan2. Memahami organisasi dan tata laksana perusahaan3. Melakukan studi kelayakan usahaSebagai tahapan akhir dari kegiatan perencanaan usaha adalah menganalisis kelayakan ekonomi dari usaha yang akan didirikan. Bekal pengetahuan dasar sebelumnya akan dapat menunjang dalam melakukan analisis kelayakan ekonomi kegiatan menganalisis kelayakan ekonomi dari suatu diperlukan perkiraan pendapatan dan pengeluaran biaya yang akan terjadi seandainya usaha tersebut jadi dilaksanakan. Oleh karena pada tahapan ini baru berupa perencanaan, maka dalam analisisnya diperlukan harga atau nilai-nilai perkiraan. Apabila kriteria kelayakan ekonomi terpenuhi, maka kegiatan usaha dapat Mengelola dengan efisien dan efektifKegiatan ini terkait dengan bagaimana memadukan unsur Manusia, Mesin, Material bahan baku, Metode Kerja, Modal Kerja, dan Memasarkan Produk dengan seefektif dan seefisien Menjaga kesinambungan usahaKaidah ini mengandung makna bahwa usahakan kegiatan usaha selalu memenuhi kapasitas standar bagi pemenuhan target produksi yang direncanakan dengan tidak melupakan unsur kualitas produk yang baik dan terjaga kesehatan, penampakan, aman, dan manfaat serta dapat diproduksi secara kontinyu berkesinambungan.Cara untuk memperkirakan apakah usaha yang akan dilaksanakan itu menguntungkan atau tidak adalah dengan menghitung beberapa item biaya dan pendapatan sebagai berikut Perkiraan biaya investasi untuk kurun waktu usaha tertentuPerkiraan biaya produksi operasi produksiPerkiraan pendapatan selama periode usaha tertentuPerhitungan periode pengembalian investasi Lihat Video Dibawah Ini Siapa Tahu Bermanfaat Untuk Kamu
jelaskan aspek aspek yang harus diperhatikan dalam perencanaan lokasi usaha