Surgadiperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan Rasul Nya. dan Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taat kepada Allah dan Rasul Nya. Fungsi dinamisator secara langsung terlihat pada lulusan Perguruan Tinggi yang terdiri dari tenaga ahli yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat berperan di dalam Beirmankepada kitab-kitab Allah SWT ini adalah konsekuensi logis dari keimanan kita kepada Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa. Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT bermakna meyakini, mempercayai, membenarkan di dalam hati yang selanjutnya diwujudkan lewat lisan dan perbuatan bahwa benar Taurat, Zabur, Injil dan Al-Quran berisi firman Allah SWT. SilsilahBeriman Kepada Kitab-Kitab Allah. Popular Posts. 1. Ushul Ats Tsalatsah Halaqah 51: Landasan Ke Tiga Ma'rifatu Nabiyyikum Muhammad: Muqoddimah - Kadar Minimal Mengenal Rasulullah. 3 Jan, 2022. Pondasi yang ke tiga, dia adalah pondasi karena yang lain kembali kepada tiga pondasi ini. Seluruh maklumat yang ada di dalam agama Islam, m BelajarBahasa Arab (asing) berbeda dengan belajar bahasa ibu, oleh karena itu prinsip dasar pengajarannya harus berbeda, baik menyangkut metode (model pengajaran), materi maupun proses pelaksanaan pengajarannya. Bidang keterampilan pada penguasaan Bahasa Arab meliputi : 1. Kemampuan menyimak (listening competence/mahaarah al- Istima') 2. Dimana pers sebagai lembaga kemasyarakatan - subsistem dari sistem kemasyarakatan - akan mempengaruhi dan dipengaruhi oleh masyarakat. - subsistem lainnya - Oleh karena itu, dalam perjalanan sejarah Islam peranan pers Islam sangat menentukan terhadap proses pencapaian tujuan yang diharapkan. Istilah pers Islam diambil dari dua kata Vay Tiền Trả Góp 24 Tháng. Percaya kepada wahyu kitab-kitab yang diturunkan Allah Swt., berarti tidak hanya percaya kepada Al-Qur’an, tetapi juga percaya kepada segala wahyu yang diturunkan dalam semua masa, serta yang diturunan kepada setiap umat. Bila ada yang bertanya, mengapa seorang muslim wajib beriman kepada kitab-kitab Allah selain kitab suci Al-Qur’an ? Mahmud Syaltut berpendapat bahwa tuntunan pentingnya beriman kepada kitab-kitab Allah karena antara kitab yang satu dengan kita yang lainnya, memiliki kesatuan risalah ketuhanan. Artinya, setiap nabi yang diutus Allah Swt., membawa ajaran yang sama dan tujuan yang sama, yaitu untuk beribadah kepada Allah Swt. Oleh karena itu, dimanapun tinggalnya, setiap umat manusia di muka bumi diturunkan buku pedomannya masing-masing. Hal ini ditegaskan dalam Qur’an Surah Al-Fatir ayat 24. إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ بِالْحَقِّ بَشِيرًا وَنَذِيرًا ۚ وَإِنْ مِنْ أُمَّةٍ إِلَّا خَلَا فِيهَا نَذِيرٌ “Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.” Qs. Al-Fatir 24 Maksud “membawa kebenaran” yaitu membawa agama tauhid dan hukum-hukumnya. Dalam ayat yang lain, beriman kepada kitab-kitab Allah merupakan bagian dari rukun Iman dalam ajaran Islam. Adapun Fungsi Iman Kepada kitab kitab Allah Swt. sebagai berikut, 1. Beriman Pada Kitab, Salah Satu Ciri Orang يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ “Dan mereka yang beriman kepada kitab Al-Quran yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelummu, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat." Qs. Al-Baqarah 4 Kitab-Kitab yang telah diturunkan sebelum Muhammad saw. ialah Kitab Kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur’an seperti Taurat, Zabur, Injil dan Shuhuf-Shuhuf yang tersebut dalam Al-Qur’an yang diturunkan kepada Para rasul. Allah menurunkan kitab kepada Rasul ialah dengan memberikan wahyu kepada Jibril as., lalu Jibril menyampaikannya kepada rasul. 2. Menjadikan Pedoman Hidup dan Penengah Konflik. ذَٰلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ نَزَّلَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ ۗ وَإِنَّ الَّذِينَ اخْتَلَفُوا فِي الْكِتَابِ لَفِي شِقَاقٍ بَعِيدٍ “Yang demikian itu adalah karena Allah telah menurunkan Al Kitab dengan membawa kebenaran; dan Sesungguhnya orang-orang yang berselisih tentang kebenaran Al Kitab itu, benar-benar dalam penyimpangan yang jauh dari kebenaran." Qs. Al-Baqarah 176 Maksud iman kepada kitab-kitab Allah adalah kita harus meyakini bahwa kitab-kitab Allah itu benar-benar firman Allah yang turunkan kepada para rasul yang dipilih-Nya. Adapun pengertian kitab-kitab Allah adalah kumpulan wahyu Allah yang diturunkan kepada para rasul-Nya melalui Malaikat Jibril dan menjadi pedoman hidup bagi umatnya. Mushaf adalah kumpulan ayat-ayat Al Quran yang berbentuk lembaran-lembaran kertas yang berjilid sebagaimana mushaf Al Quran saat ini. Pada awalnya, ayat-ayat Al Quran dihapal dan ditulis pada pelepah-pelepah kurma, daun, dan tulang. Proses penyalinan dan pengumpulan lembaran tersebut dilakukan oleh Zaid bin Sabit atas perintah Khalifah Abu Bakar As Siddik. Ada empat macam kitab yang wajib kita yakni, yaitu Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa dan Al Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. Al Quran ini merupakan kitab terakhir yang dijamin oleh Allah keasliannya. Iman kepada kitab Allah adalah kewajiban bagi setiap muslim dan merupakan salah satu rukun iman yang menjadi fundamen seseorang untuk beriman kepada Allah rasul-rasul-Nya. Firman Allah. قُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ إِلَيْنَا وَمَا أُنْزِلَ إِلَىٰ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْمَاعِيلَ وَإِسْحَاقَ وَيَعْقُوبَ وَالْأَسْبَاطِ وَمَا أُوتِيَ مُوسَىٰ وَعِيسَىٰ وَمَا أُوتِيَ النَّبِيُّونَ مِنْ رَبِّهِمْ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْهُمْ وَنَحْنُ لَهُ مُسْلِمُونَ Artinya "Katakanlah hai orang-orang mukmin, "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, lsmail, dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya." QS Al Baqarah 136. Allah berfirman يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا آمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ ۚ وَمَنْ يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا Artinya "Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah dan rasul-Nya dan kepada kitab-kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangsiapa yang kafir kepada Allah malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian, maka orang itu telah sesat sejauh jauhnya." QS An Nisa 136. Beriman kepada kitab-kitab dan suhuf berarti beriman kepada para rasul yang telah diutus Allah kepada umat yang terdahulu dengan tidak membedakan satu sama lain. Beriman kepada kitab merupakan sikap orang-orang yang bertakwa, orang, beriman, pewaris para nabi, pewaris ajaran-ajaran Allah, baik orang-orang terdahulu, masa sekarang, atau sampai akhir zaman. Sikap itu akan menimbulkan rasa kebersamaan diri setiap muslim bahwa mereka adalah umat yang satu karena agama mereka yaitu Islam. Tuhan yang mereka sembah adalah Allah yang Maha Esa, Maha Pengasih lagi Penyayang. Sikap itu juga akan menghilangkan sifat sombong dan perasaan yang berlebih-lebihan pada diri setiap muslim. Beriman pada kitab-kitab Allah Swt. memiliki hikmah yang sangat banyak. Hikmah beriman pada kitab- kitab Allah Swt. sebagai berikut. a. Meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. yang telah mengutus para rasul untuk menyampaikan risalah-Nya. b. Termotivasi untuk beribadah dan menjalankan ketentuan agama. c. Hidup menjadi lebih tertata karena adanya hukum yang ber- sumberkan pada kitab suci. d. Menumbuhkan sikap optimis karena telah dikaruniai pedoman hidup dari Allah Swt. untuk meraih kesuksesan baik di dunia maupun akhirat. e. Terjaga ketakwaannya dengan senantiasa menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya. Selain hikmah yang telah disebutkan, iman pada kitab-kitab Allah Swt. memiliki fungsi sebagai berikut. Sumber Dokumen Penulis ▼ Gambar Iman pada kitab-kitab Allah memotivasi seseorang untuk beribadah kepada-Nya. a. Meningkatkan Kualitas Kehidupan Pribadi Iman pada kitab-kitab Allah Swt. dapat meningkatkan kualitas kehidupan pribadi. Kitab Allah Swt. mengajarkan manusia agar memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat. Fungsi ini tertera dalam ayat Al-Qur’an berikut ini. yu’minu-na bima- unzila ilaika wama- unzila min qablika, wa bil-a-khirati hum yu-qinu-na. Ula-’ika ala- hudam mir rabbihim wa ula-’ika Artinya ”Dan mereka yang beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan padamu Muhammad dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum engkau serta mereka yakin akan adanya akhirat. Merekalah yang mendapat petunjuk dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” al-Baqarah [2] 4–5 b. Membangun Kehidupan Bermasyarakat Kehidupan bermasyarakat akan terbangun sebab anggotanya beriman pada kitab Allah Swt. Anggota masyarakat yang beriman pada kitab akan hidup tenang sebagai anggota masyarakat. Allah Swt. tidak membedakan manusia berdasarkan status sosial maupun jabatannya. Dengan persamaan tersebut kehidupan masyarakat akan tenang. Masyarakat yang mengamalkan ajaran Al-Qur’an akan menjadi masyarakat yang baik. c. Menjalin Kerukunan dalam Hidup Berbangsa dan Bernegara Warga negara yang baik akan senantiasa mengabdikan diri pada bangsa dan negara. Dia akan bertindak dan berbuat sesuai dengan peraturan yang berlaku. Sikap tersebut akan mudah diwujudkan jika dilandasi dengan keimanan pada kitab-kitab Allah Swt. Firman dan Budi adalah teman satu sekolah dan sepermainan. Pada suatu hari mereka terlibat dalam diskusi yang sengit. Diskusi ini berawal dari pernyataan Firman yang menyatakan bahwa kitab Allah Swt. diturunkan sebelum Al-Qur’an wajib diamalkan. Alasan yang dikemukakan Firman bahwa kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al-Qur’an juga berasal dari Allah Swt. Pendapat Firman dibantah oleh Budi. Budi berpendapat bahwa ajaran yang terdapat dalam kitab-kitab sebelum Al-Qur’an tidak perlu diamalkan. Bagaimana pendapat Anda? Diskusikan masalah tersebut bersama teman sebangku Anda. Tulislah hasil diskusi Anda dalam lembar kertas kemudian serahkan kepada Bapak atau Ibu Guru untuk dinilai. Setelah mempelajari tentang iman kepada kitab-kitab Allah Swt., mari kita biasakan hal-hal berikut dalam kehidupan sehari-hari. 1. Beriman kepada kitab-kitab Allah Swt. yang diturunkan sebelum Al-Qur’an sesuai dengan tuntunan Islam. 2. Beriman bahwa Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt. yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. 3. Membaca Al-Qur’an terutama sesudah salat Magrib dan Subuh. 4. Mempelajari dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an. 1. Iman secara bahasa berarti percaya. Iman menurut istilah berarti mempercayai dengan sepenuh hati, diucapkan dengan lisan, dan diwujudkan dalam perbuatan. 2. Iman kepada kitab-kitab Allah Swt. berarti mempercayai dengan sepenuh hati dan diucapkan dengan lisan bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada rasul-Nya untuk dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan. Keyakinan tersebut diwujudkan dalam perbuatan dan tingkah laku sehari-hari. 3. Kitab-kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada rasul-Nya berjumlah empat kitab, yaitu Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an. 4. Cara beriman kepada kitab-kitab Allah Swt. sebelum Al-Qur’an sebagai berikut. a. Meyakini kebenaran yang terkandung dalam kitab-kitab Allah. b. Meyakini bahwa kitab-kitab tersebut benar-benar merupakan wahyu Allah Swt. bukan karangan nabi dan rasul. 5. Cara beriman kepada kitab Al-Qur’an sebagai berikut. a. Meyakini bahwa Al-Qur’an merupakan wahyu Allah Swt., bukan karangan Nabi Muhammad. b. Meyakini bahwa Al-Qur’an dijamin kebenarannya oleh Allah Swt., tanpa ada keraguan sedikit pun. c. Mempelajari, memahami, dan menghayati isi kandungan Al-Qur’an. d. Mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada rasul-Nya agar dijadikan sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia. Kitab-kitab Allah Swt. sebelum Al-Qur’an diturunkan kepada rasul agar dijadikan pedoman bagi umatnya. Misalnya, kitab Taurat diturunkan kepada Nabi Musa agar dijadikan sebagai pedoman bagi Bani Israel. Kitab Al-Qur’an berbeda dengan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya. Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. sebagai pedoman bagi seluruh umat manusia dalam menjalani kehidupan di dunia untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Mari kita berpegang teguh kepada Al-Qur’an untuk meraih kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. A. Pilihlah jawaban yang benar! 1. Meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah Swt. telah menurunkan kitab kepada rasul-Nya merupakan pengertian . . . . a. iman kepada kitab d. sendi-sendi agama b. iman kepada rasul e. malaikat Allah Swt. c. iman dan ihsan 2 . Perhatikan pernyataan berikut ini! 1 Perintah menghormati kedua orang tua. 2 Larangan berbuat zina. 3 Perintah memalingkan wajah dari orang tua. 4 Perintah mendekati berbuat zina. 5 Larangan mencuri. Isi kandungan kitab Taurat ditunjukkan oleh nomor . . . . a. 1, 2, dan 3 d. 2, 3, dan 4 b. 1, 2, dan 5 e. 3, 4, dan 5 c. 1, 3, dan 4 3 . Tujuan diturunkannya kitab-kitab Allah Swt. kepada rasul-Nya yaitu . . . . a. menjadi petunjuk yang sesaat b. memberikan kepercayaan penuh dalam membimbing umat c. pegangan dalam menjalankan tugas kenabian d. mukjizat yang dapat mengubah kondisi umat yang dihadapi e. pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia 4 . Perbedaan kitab dan suhuf antara lain . . . . a. kitab lebih tebal dari suhuf b. mempelajari kitab lebih utama daripada mempelajari suhuf c. isi kitab lebih lengkap dari suhuf d. kitab berasal dari Allah Swt., suhuf berasal dari malaikat e. isi kitab lebih benar daripada suhuf 5 . Nabi Musa merupakan salah seorang rasul yang menerima kitab Allah Swt., yaitu . . . . a. Zabur d. Al-Qur’an b. Taurat e. suhuf c. Injil 6 . Agar hidup tidak diliputi kehinaan, manusia hendaknya . . . . a. memiliki kedudukan yang tinggi di lingkungannya b. memiliki banyak kekayaan c. mempunyai banyak keturunan d. berpegang teguh terhadap agama-Nya e. berpegang pada peraturan adat 7 . Sikap beriman kepada kitab Allah sebelum Al-Qur’an ditunjukkan oleh . . . . a. Irfan mempelajari ajaran yang ada dalam kitab Taurat dan mengamalkannya b. Hamim mengamalkan ajaran yang terdapat dalam Zabur c. Ida menyangsikan ajaran Taurat berasal dari Allah Swt. d. Ima mengamalkan ajaran yang terdapat dalam Taurat e. Hadi meyakini ajaran dalam Zabur berasal dari Allah Swt. 8 . Kewajiban kita terhadap Al-Qur’an yaitu . . . . a. mempelajari dan memahami isinya b. hanya mempelajari isinya c. mempelajari, memahami, dan mengamalkan isinya d. memahami bahasa dan susunan kalimatnya e. mempelajari karya sastranya 9 . Berikut ini latar belakang Allah Swt. menurunkan Al-Qur’an, kecuali . . . . a. pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia b. agar hidup manusia menjadi tenteram c. sebagai sarana memperoleh kebahagiaan di dunia dan akhirat d. agar manusia saling berselisih pendapat e. sebagai petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman 10. Surah al-Baqarah [2] ayat 2 menjelaskan bahwa . . . . a. Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad b. Al-Qur’an diperuntukkan bagi orang Arab c. tidak ada keraguan dalam Al-Qur’an d. pahala disediakan bagi orang yang membaca Al-Qur’an e. Al-Qur’an membawa rahmat bagi seluruh alam 11. Ayat Al-Qur’an yang menjelaskan bahwa kitab Zabur diturunkan kepada Nabi Daud adalah Surah . . . . a. al-Isra-’ [17] ayat 55 b. al-Baqarah [2] ayat 75 c. A-li Imra-n [3] ayat 90 d. at-Taubah [9] ayat 99 e. [33] ayat 35 12. Persoalan hukum yang ditemui senantiasa ditanyakan dan dikembalikan kepada Al-Qur’an. Kedudukan Al-Qur’an berdasarkan pernyataan di atas adalah . . . . a. pedoman dalam menjalani kehidupan b. prinsip dalam menjalani kehidupan c. wahyu yang diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Muhammad d. mukjizat terbesar Nabi Muhammad 13. Perhatikan pernyataan berikut! 1 Meyakini kitab-kitab tersebut berasal dari Allah Swt. 2 Mempelajari, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya. 3 Meyakini kebenaran isinya. 4 Mengamalkan ajarannya dalam kehidupan. Pernyataan yang merupakan penerapan iman kepada kitab Allah Swt. sebelum Al-Qur’an yaitu . . . . a. 1 dan 2 d. 2 dan 3 b. 1 dan 3 e. 3 dan 4 c. 1 dan 4 14. Sikap Al-Qur’an terhadap kitab Injil yaitu . . . . a. memerintahkan untuk mengamalkan isinya b. memerintahkan untuk mempelajari dan mengamalkan isinya c. membenarkan bahwa Injil merupakan kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada rasul-Nya d. mengingkari bahwa Injil merupakan kitab Allah Swt. yang diturunkan kepada rasul-Nya e. menafikan keberadaan kitab Injil 15. Salah satu fungsi beriman kepada kitab Allah Swt. adalah . . . . a. meruntuhkan ketenangan kehidupan bermasyarakat b. mengganggu kehidupan masyarakat c. meningkatkan kualitas kehidupan pribadi d. termotivasi meninggalkan ajaran-Nya e. terinspirasi menjalankan larangan rasul B. Jawablah pertanyaan dengan benar! 1 . Jelaskan pengertian iman kepada kitab Allah Swt.! 2 . Jelaskan pengertian kitab Zabur! 3 . Apakah Zabur hanya diturunkan kepada Nabi Daud Jelaskan! 4 . Apa isi kitab zabur? 5 . Sebutkan isi kandungan kitab Taurat! 6 . Jelaskan kandungan ayat Al-Qur’an berikut! 7 . Apa yang kamu ketahui tentang kitab Injil? 8 . Bagaimana cara beriman kepada kitab-kitab Allah Swt. sebelum Al-Qur’an? 9 . Sebutkan fungsi beriman kepada kitab-kitab Allah Swt.! 10. Mengapa kita tidak perlu mengamalkan syariat yang terdapat dalam kitab- kitab Allah Swt. sebelum Al-Qur’an? Jelaskan! • menghargai • karya orang lain • menjiplak • memperbanyak • manfaat Menghargai karya orang lain. Pengertian dan contoh menghargai karya orang lain. Menghargai karya orang lain dalam keseharian. Pengertian menghargai karya orang lain. Contoh menghargai karya orang lain. yang akan dipelajari terdiri atas ▼ ▼ Suvenir merupakan sesuatu yang biasa diberikan sebagai buah tangan. Suvenir merupakan salah satu contoh hasil karya manusia, baik dari kita sendiri maupun orang lain. Dibutuhkan kerja keras dan ketekunan untuk dapat menghasilkan suvenir yang unik dan menarik. Jika menerima pemberian berupa suvenir, apa yang mesti Anda lakukan? Ya, Anda mesti menyimpan dan merawatnya dengan baik. W Gambar A. Pengertian dan Contoh Menghargai Karya Orang Lain - Beriman kepada kitab-kitab Allah SWT merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Dalam aspek akidah atau tauhid, mengimani dan mempercayai kitab-kitab suci yang pernah diturunkan Allah SWT kepada para nabi-Nya merupakan salah satu dari rukun iman, yaitu rukun iman ketiga. Rukun iman ketiga ini pada dasarnya adalah meyakini bahwa Allah SWT memiliki kitab-kitab yang diturunkan sebagai wahyu kepada nabi-nabi-Nya. Kitab-kitab tersebut menjelaskan perintah-perintah, larangan-larangan, janji-janji, dan ancaman-Nya. Di antara kitab-kitab yang dimaksud adalah Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur'an. Kitab Allah Sebagai Petunjuk Bagi Manusia Kitab-kitab yang diturunkan Allah kepada manusia melalui para utusan-Nya dimaksudkan agar dijadikan petunjuk bahwa keberadaan manusia di muka bumi. Karena manusia diciptakan oleh Allah, maka hanya kepada-Nya manusia menyembah. Allah menciptakan manusia dengan penciptaan yang sempurna. Manusia diberi akal, hati nurani, dan nafsu. Hal ini dimaksudkan agar manusia bisa menjadi khalifah di muka bumi sebagaimana tujuan diciptakannya. Berkaitan dengan hal ini, manusia diberi petunjuk dan pedoman bagaimana harus menjalani kehidupannya di dunia. Allah memberikan pedoman yang berisi hal-hal baik yang harus dilakukan dan meninggalkan hal-hal buruk atau tercela. Pedoman dan aturan ini tidak dimaksudkan untuk mengekang manusia, justru sebaliknya dimaksudkan agar kebahagiaan manusia di dunia ini menjadi sempurna. Kesempurnaan kebahagiaan yang dimaksud adalah manusia dapat merasakan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Hikmah Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT Allah menurunkan kitab-kitab-Nya di dunia ini dengan cara diwahyukan kepada Rasul-Nya. Tentunya hal ini dapat memberikan hikmah atau manfaat bagi kehidupan manusia dan makhluk Allah di alam semesta ini. Manusia yang mengaku beriman harus berusaha mengambil hikmah dari kitab-kitab Allah tanpa meragukannya. Berikut ini beberapa uraian hikmah beriman kepada kitab-kitab Allah SWT, seperti dikutip dalam buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas VIII 2014 Memberikan petunjuk kepada manusia mana yang benar dan mana yang salah. Pedoman agar manusia tidak berselisih dalam menentukan kebenaran. Memberikan informasi sejarah kehidupan orang-orang terdahulu. Hal ini bisa menjadi pelajaran hidup yang berharga bagi umat manusia saat ini. Manusia menjadi tahu betapa besarnya perhatian dan kasih sayang Allah kepada para hamba dan makhluk-Nya. Manusia yang beriman akan dapat mengetahui dan membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, karena di dalam kitab dijelaskan tentang perilaku yang baik dan buruk. Mensyukuri segala anugerah dan nikmat Allah, termasuk pemberian petunjuk yang benar melalui kitab-kitab-Nya. Hati manusia menjadi lebih tenteram dan menambah ilmu pengetahuan. Memiliki sikap toleransi yang tinggi karena kitab-kitab Allah memberikan penjelasan tentang penanaman sikap toleransi, selalu menghormati, dan menghargai orang lain bahkan pemeluk agama lain. Meningkatkan kesabaran dalam menerima cobaan, ujian, dan musibah, serta selalu bersyukur atas nikmat dan anugerah yang diberikan oleh Allah SWT. Baca juga Apa Itu Riba dalam Islam Pengertian, Macam, hingga Hikmahnya Apa itu Khiyar dalam Islam Pengertian, Hukum, Macam, & Hikmahnya Dosa Besar dalam Islam Mencuri-Durhaka pada Orang Tua, & Hikmahnya - Pendidikan Penulis Maria UlfaEditor Yantina Debora Di dalam islam tidak hanya terdapat rukun islam namun juga ada rukun iman yang menjadi bagian dari fungsi agama. Salah satu rukun iman yang wajib untuk diimani oleh seorang muslim adalah iman kepada kitab Allah. Iman kepada kitab Allah berarti mengimani akan adanya, kebenarannya, dan fungsinya yang telah ditetapkan dan diturunkan oleh Allah yang tidak beriman kepada Allah, ia tidak akan dapat melaksanakan kehidupannya berdasarkan kepada aturan dan jalan hidup yang benar. Beriman kepada kitab Al-Quran juga akan sama memiliki manfaat sebagaimana Manfaat Tawakal Kepada Allah . Untuk itu berikut adalah fungsi dati kita beriman kepada kitab Beriman Kepada Kitab Al-QuranOrang-orang yang beriman kepada Allah sejatinya akan mendapatkan manfaat atau fungsi dari keimanannya terhadap Al-Quran. Berikut adalah Fungsi Iman Kepada Kitab Allah Mendapatkan Petunjuk Hidup Orang yang beriman kepada kitab Al-Quran akan mendapatkan petunjuk kehidupan. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam Al-Quran bahwa Al-Quran adalah petunjuk hidup bagi orang-orang yang dipastikan orang-orang yang tidak meyakini kitab Allah, sepanjang sejarah akan selalu dilaknat dan mendapatkan dampak yang negatif bagi ummatnya. Orang yang tidak meyakini Al-Quran tentu tidak akan menjalankan kehidupannya berdasarkan Al-Quran melainkan hawa nafsu Penciptaan Manusia , Proses Penciptaan Manusia , Hakikat Penciptaan Manusia , Konsep Manusia dalam Islam, dan Hakikat Manusia Menurut Islam adalah informasi petunjuk hidup yang juga didapatkan dari dalam ini dikarenakan, orang yang meyakini Al-Quran akan senantiasa menggunakan akalnya untuk dapat memahami yang benar. Sedangkan Al-Quran hanya akan dipahami oleh orang-orang yang dapat menggunakan akal-nya bukan hawa nafsu.“Kitab Al Quran ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa. yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.” QS Al Baaqarah 2-3Mendapatkan Hikmah dan Pelajaran di Masa Lalu Orang-orang yang beriman kepada Al-Quran akan mendapatkan hikmah dan pelajaran di masa lalu. Sebagai contoh di dalam Al-Quran terdapat kisah orang Shaleh bernama Lukman. Al-Quran mengisahkan bahwa Luqman adalah contoh orang shaleh yang mengajarkan keshalehan pula pada anaknya. Namanya diabadikan dalam Al-Quran dan menjadi teladan orang tua sampai akhir zaman juga dengan kisah-kisah Rasul dan sejarah peradaban di masa lalu dapat kita pahami dari apa yang tertuang di dalam Al-Quran. Seperti kisah Bangsa Mesir di masa lalu juga kisah Firaun yang merasa menjadi penguasa dan tuhan di Mesir. Atau kisah bangsa palestina dimana kenabian Ibrahim bermula juga di sana. Terdapat pula mengenai kisah perjuangan Rasulullah di Mekkah dan Madinah, serta historis Arab yang menjadi tempat bermulanya kenabian tersebut dapat menjadi hikmah dan pelajaran bagi orang-orang yang mau berpikir, merenung, dan benar-benar menggunakan akalnya untuk mendapatkannya.“Allah menganugerahkan al hikmah kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran dari firman Allah.” QS Al Baqarah 269“Alif laam raa. Inilah ayat-ayat Al Quran yang mengandung hikmah” QS Yunus 101Mendapatkan Ilmu PengetahuanKeimanan terhadap Al-Quran mendorong kita untuk mengetahui dan mendapatkan informasi pengetahuan yang benar di alam semesta. Ilmu pengetahuan yang ada dalam Al-Quran diantaranya adalah mengenai proses penciptaan alam semesta, penciptaan manusia, berjalannya sistem alam, mekanisme hujan, dsb. Ilmu tersebut terdapat dalam Al-Quran, sedangkan umat manusia belum mengetahuinya ketika Al-Quran belum itu, Al-Quran juga mendorong manusia untuk terus menggali ilmu pengetahuan lebih mendalam, agar semakin terkuak kebesaran dan Maha Agung-nya Allah. Ayat-ayat Allah sejatinya bukan hanya yang ada di Al-Quran melainkan keseluruhan yang ada di alam semesta.“Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti hawa nafsunya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang akan menunjuki orang yang telah disesatkan Allah? Dan tiadalah bagi mereka seorang penolongpun.” QS Ar Rum 29Mendapatkan Pengetahuan tentang Hari Akhir Hanya di dalam Al-Quran informasi tentang hari akhir didapatkan. Tanpa informasi dan keyakinan akan Al-Quran maka informasi ini juga tidak akan didapatkan. Informasi tentang hari akhir tidak akan didapatkan hanya dnegan melihat alam semesta, walaupun bukti-bukti dan tanda-tanda kehancuran bumi bisa diteliti dan dikuak mengenai hari Akhir ini tentu berakibat pada keyakinan untuk mempertanggungjawabkan seluruh amalan manusa, mempertanggungjawabkan apa yang ada di dunia, dan meyakini adanya hari pembalasan yaitu surga dan neraka.“Dan berkata orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan dan keimanan kepada orang-orang yang kafir “Sesungguhnya kamu telah berdiam dalam kubur menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit; maka inilah hari berbangkit itu akan tetapi kamu selalu tidak meyakininya.” QS Ar Rum 56Mendapatkan Hidayah dan Cahaya Kehidupan Dengan meyakini kitab Allah yaitu Al-Quran, maka hidayah dan cahaya kehidupan yang menuntun pada kebenaran akan semakin dekat. Hidayah dan cahaya kehidupan itu sejatinya muncul dan berkembang di dalam diri manusia. Dengan keimanan yang tinggi terhadap Al-Quran tentunya akan membawa manusia semakin mendalami Al-Quran dan merasakan kebermaknaan yang tinggi ketika ini tentu berbeda dengan mereka yang tidak meyakini Al-Quran. Mereka tidak akan merasakan kenikmatan dan kebermaknaan ketika melaksanakan isi Beriman Kepada Allah SWT, Zakat Dalam Islam, Penerima Zakat, Rukun Puasa Ramadhan ,Tujuan Pernikahan Dalam Islam, Kodrat Wanita dalam Islam, adalah beberapa petunjuk yang didapatkan dalam Al-Quran. Untuk itu bagi yang tidak mengimaninya tentu cahaya hidup aturan islam tidak akan bisa dilaksanakan oleh Orang yang Tidak Beriman Kepada Kitab AllahOrang yang tidak beriman terhadap rukun iman dalam hal ini iman kepada kitab Allah akan mendapatkan kegersangan karena hidupnya yang entah diarahkan ke mana. Sedangkan, mereka juga tidak akan mempersiapkan untuk hari akhirnya yaitu adanya hari diminta pertanggungjawaban dan hari yang tidak beriman tidak akan merasakan kehidupan sesuai dengan tuntunan Allah dan kebenaran Al-Quran. Hal ini sebagaimana disampaikan dalam ayat berikut“Sungguh telah rugilah orang-orang yang mendustakan pertemuan mereka dengan Tuhan; sehingga apabila kiamat datang kepada mereka dengan tiba-tiba, mereka berkata “Alangkah besarnya penyesalan kami, terhadap kelalaian kami tentang kiamat itu!”, sambil mereka memikul dosa-dosa di atas punggungnya. Ingatlah, amat buruklah apa yang mereka pikul itu.” QS Al AN’am 31Penyesalan ketidak berimanan orang-orang seperti di ayat tersebut tentu tidak akan berguna dan sia-sia. Waktu mereka telah habis di dunia dan baru menyadarinya di akhirat, padahal Allah telah menunjukkan jalan dan berabgai informasi tersebut dalam AL-Quran.

jelaskan bahwa fungsi beriman kepada kitab kitab allah sebagai dinamisator